Kamis, 08 Mei 2014

Evolusi Budaya

PENGERTIAN REVOLUSI

Revolusi adalah perubahan sosial dan kebudayaan yang berlangsung secara cepat dan menyangkut dasar atau pokok-pokok kehidupan masyarakat. Di dalam revolusi, perubahan yang terjadi dapat direncanakan atau tanpa direncanakan terlebih dahulu dan dapat dijalankan tanpa kekerasan atau melalui kekerasan. Ukuran kecepatan suatu perubahan sebenarnya relatif karena revolusi pun dapat memakan waktu lama.


 Menurut konsep tentang evolusi secara universal mengatakan. Bahwa masyarakat manusia berkembang secara lambat ( berevolusi ) dari tingkat-tingkat rendah dan sederhana menuju ke tingkat yang lebih tinggi dan kompleks. Dimana kecepatan perkembangannya atau proses evolusinya berbeda-beda setiap wilayah yang ada di muka bumi ini. Itulah sebabnya ada kita jumpai masyarat yang sudah maju, masyarakat yang masih hidup dalam proses menuju kemajuan dan masyarakat yang masih hidup seperti zaman dahulu.


Evolusi budaya merupakan suatu proses evolusi atau prosos perubahan budaya yang terjadi hingga saat ini. Kita bisa mengamati bagaimana fakta akan evolusi tersebut dalam banyak hal, seperti dalam bahasa, gaya hidup hingga ke dinamika dalam sistem ekonomi.

Pertanyaannya apakah prinsip-prinsip dalam evolusi hayati juga berlaku dalam evolusi kultur atau sosial? Untuk menjawab itu, seorang biolog Robert Boyd (2005), mengajukan beberapa proposisi terkait dengan evolusi budaya diantaranya:
  1. Budaya merupakan informasi yang didapatkan oleh suatu individu dari orang lain melalui pengajaran, imitasi atau bentuk pembelajaran sosial lainnya.
  2. Perubahan budaya haruslah dimodelkan sebagai suatu proses Evolusi Darwinian.
  3. Budaya merupakan sebahagian dari evolusi biologis.
  4. Evolusi budaya membuat evolusi manusia menjadi berbeda dengan evolusi makhluk hidup lainnya.
  5. Gen dan budaya berevolusi. 
Adapun teori tentang evolusi budaya yang diungkapkan L.H.Morgan (1818-1881) adalah seorang peristis antropologi di Amerika terdahulu. Ia mengungkapkan bahwa evolusi kebudayaan secara universal melalui delapan tahapan, yaitu:
  1. Zaman Liar Tua. Zaman sejak manusia ada samapai menemukan api, kemudian manusia menemukan keahlian meramu dan mencari akar-akar tumbuhan liar untuk hidup.
  2. Zaman Liar Madya. Zaman di mana manusia menemukan senjata busur dan panah. Pada zaman ini manusia mulai merobah mata pencahariannya dari meramu menjadi pencari ikan.
  3. Zaman Liar Muda. Pada zaman manusia menemukan senjata busur dan panah sampai memiliki kepandaian untuk membuat alat-alat dari tembikar namun kehidupannya masih berburu.
  4. Zaman Barbar Tua. Zaman sejak manusia memiliki kepandaian membuat tembikar sampai manusia beternak dan bercocok tanam.
  5. Zaman Barbar Madya. Zaman sejak manusia beternak dan bercocok tanam samapai menemukan kepandaian membuat alat-alat atau benda-benda dari logam
  6. Zaman Barbar Muda. Zaman sejak manusia memiliki kepandaian membuat alat-alat dari logam sampai manusia mengenal tulisan.
  7. Zaman Peradaban Purba, menghasilakan beberapa peradapan klasik zaman batu dan logam
  8. Zaman Masa Kini,zaman peradaban klasik sampai sekarang.   

Manusia dikenal sebagai makhluk sosial, sehingga bisa saja dalam satu hari suatu wilayah bahkan suatu dikunjungi oleh banyak orang dari seluruh dunia baik yang ingin berwisata maupun menetap untuk belajar ataupun bekerja. Dan pada saat yang bersamaan dapat terjadinya sebuah akulturasi dan pembauran atau asimilasi.

Akulturasi

Poses sosial yang timbul bila suatu kelompok manusia dengan suatu kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur-unsur dari suatu kebudayaan asing dengan demikian rupa, sehingga unsur-unsur kebudayaan asing tersebut lambat laun diterima dan dioalh kedalm kebudayaan sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian kebudayaan itu sendiri. 
 
Asimilasi
Proses sosial yang timbul bila ada golongan-golongan manusia dengan latar kebudayaan yang berbeda-beda. Kemudian saling bergaul langsung secara intensif untuk waktu yang lama, sehingga kebudayaan golongan-golongan tadi masing-masing berubah sifatnya yang khas, dan juga unsur-unsurnya masing-masing berubah wujudnya menjadi unsur-unsur kebudayaan yang campuran.

Pembaruan Atau Inovasi

Suatu proses pembaruan dari penggunaan sumber-sumber alam, energi dan modal, pengaturan baru dari tenaga kerja dan penggunaan teknologi baru yang semua akan menyebabkan adanya sistem produksi, dan dibuatnya produk-produk baru. Proses inovasi sangat erat kaitannya dengan teknologi dan ekonomi. Dalam suatu penemuan baru biasanya membutuhkan proses sosial yang panjang dan melalui dua tahap khusus yaitu discovery dan invention.
Discovery adalah suatu penemuan dari suatu unsur kebudayaan yang baru, baik berupa suatu alat baru, ide baru, yang diciptakan oleh individu atau suatu rangkaian dari beberapa individu dalam masyarakat yang bersangkutan. Discovery baru menjadi invention apabila masyarakat sudah mengakui, menerima, dan menerapkan penemuan baru itu.

Faktor Pendorong Terjadinya Perubahan 

Faktor-faktor pendorong bagi individu dalam suatu masyarakat untuk memulai dan mengembangkan penemuan-penemuan baru antara lain: 
  1. Kesadaran para individu akan kekurangan dalam kebudayaan.
  2. Mutu dari keahlian dalam suatu kebudayaan.
  3. Sistem perangsang bagi aktivitas mencpta dalam masyarakat. 
Wujud Kebudayaan

Prof. Dr. Koentjoroningrat menguaikan tentang wujud kebudayaan menjadi 3 macam yaitu:
  1. Wujud kebudayaan sebagai kompleks dari  ide-de, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan dan sebagainya.
  2. Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks aktivitas serta tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat
  3. Wujud kebudayaan sebagai benda-benda hasil karya manusia.
Wujud pertama adalah wujud ideal kebudayaan. Sifatnya abstrak, tidak dapat diraba dan difoto. Letaknya dalam alam pikiran manusia. Sekarang kebudayaan ideal ini banyak tersimpan dalam arsip kartu komputer, pita komputer, dan sebagainya. Ide-ide dan gagasan manusia ini banyak yang hidup dalam masyarakat dan memberi jiwa kepada masyarakat. Gagasan-gagasan itu tidak terlepas satu sama lain melainkan saling berkaitan menjadi suatu sistem, disebut sistem budaya atau cultural, yang dalam bahasa  Indonesia disebut adat istiadat.

Wujud kedua adalah yang disebut sistem sosial atau sosial sistem, yaitu mengenai tindakan berpola  manusia itu sendiri. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang berinteraksi satu dengan lainnya dari waktu ke waktu, yang selalu menurut pola tertentu. Sistem sosial ini bersifat konkrit sehingga bisa diobservasi, difoto dan didokumentir.

Wujud ketiga adalah yang disebut kebudayaan fisik, yaitu seluruh hasil fisik  karya manusia dalam masyarakat. Sifatnya sangat konkrit berupa benda-benda yang bisa diraba, difoto dan dilihat. Ketiga wujud kebudayaan tersebut di atas dalam kehidupan ideal dan adat-istiadat mengatur dan mengarahkan tindakan  manusia baik gagasan, tindakan dan karya manusia, menghasilkan benda-benda kebudayaan secara fisik. Sebaliknya kebudayaan fisik membentuk lingkungan hidup tertentu yang makin menjauhkan mansia dari lingkungan alamnya sehingga bisa mempengaruhi pola berpikir dan berbuatnya.
 
 
sekian dulu ya ......
 

Pengertian Ilmu Budaya Dasar


Saya akan menjelaskan apa itu Ilmu Budaya Dasar ?
Ilmu Budaya Dasar adalah Suatu ilmu pengetahuan yang kita dapat dari suatu uang lingkup yang ada di dunia ini yang kita bisa kembangkan konsep dasarnya untuk melestarikan budaya kita yang bermacam macam di dunia ini .

Ilmu Budaya Dasar bisa Terbentuk karena  : - Kebiasaan kita sebagai manusia
                                                                        - Bisa dalam pengaruh nilai leluhur atau nenek moyang
                                                                        - Bisa dari keturunan orang tua kita sendiri

Tujuan Ilmu Budaya Dasar ialah : agar kita semua dapat mengetahui ilmu budaya dasar ini dapat kita ambil sisi positifnya tentang ilmu sosial dasar ini . Dan dapat kita publikasikan kepada masyarakat banyak bahwa ilmu sosial dasar itu jauh lebih penting ketimbang kita dari pada main main yang tidak jelas dan tak ada gunanya . selain itu , kita juga dapat menjaga dan terus melestarikan budaya dari leluhur kita yang selain menajaga etika kesopanan   . Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut ilmu budaya dasar diharapkan dapat :

1.Mengusahakan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan  mereka.

2.Memberi kesempatan kepada masyrakat untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemanusiaan dan budaya.

Inilah pengertian budaya menurut para ahli :

1. Lehman, Himstre, dan Baty : Budaya adalah sekumpulan pengalaman hidup yang ada dalam masyarakat mereka sendiri. Pengalaman hidup masyarakat tentu saja sangatlah banyak dan bervariatif, termasuk di dalamnya bagaimana perilaku dan keyakinan atau kepercayaan masyarakat itu sendiri.

2. Hofstede : budaya adalah pemrograman kolektif atas pikiran yang membedakan anggota – anggota suatu kategori orang dari kategori lainnya.

3. Boove dan Thill : budaya adalah system sharing atas symbol – symbol kepercayaan, sikap, nilai – nilai, harapan, dan norma – norma untuk berperilaku. Dalam hal ini, semua anggota dalam budaya memiliki asumsi yang serupa tentang bagaimana seseorang berfikir, berperilaku dan berkomunikasi serta cenderung untuk melakukan berdasarkan asumsi – asumsi tersebut.

4. Murphy dan Hildebrant : Budaya adalah tipikal karateristik perilaku dalam suatu kelompok.

5. Mitchell : budaya merupakan seperangkat nilai – nilai inti, kepercayaan, standar, pengetahuan, moral, hukum dan perilaku yang disampaikan seseorang dalam bertindak, berperasaan dan memandang dirinya serta orang lain.

Untuk mengetahui bahwa ilmu budaya dasar termasuk kelompok pengetahuan budaya lebih dahulu perlu diketahui pengelompokan ilmu pengetahuan. 

Prof Dr.Harsya Bactiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga kelompok besar yaitu :

1.Ilmu-ilmu Alamiah ( natural scince ). Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis ini kemudian digeneralisasikan.

2.Ilmu-ilmu sosial ( social scince ). Ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tapi hasil penelitiannya tidak 100 % benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antara manusia ini tidak dapat berubah dari waktu ke waktu.

3.Pengetahuan budaya ( the humanities ) bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti

Kemudian pokok bahasan tentang manusia tersebut dikembangkan menjadi delapan bahasan dimana semua bahasannya tercakup dalam pengetahuan budaya. Kedelapan pengembangan pokok bahasan tersebut semakin menegaskan posisi manusia sebagai tema sentral dalam ilmu budaya dasar, yaitu :

1)      Manusia dan cinta kasih (tentang kasih sayang, dan pemujaan)
2)      Manusia dan Keindahan (tentang renungan, keserasian, dan kehalusan)
3)      Manusia dan Penderitaan (tentang kesengsaraan, siksaan, dan kesedihan)
4)      Manusia dan Keadilan (tentang kejujuran, dan sebab akibat atau pembalasan)
5)      Manusia dan Pandangan hidup (tentang cita-cita, prinsip, dan kebajikan)
6)      Manusia dan tanggungjawab serta pengabdian (tentang keikhlasan, pengorbanan, dan kesadaran)
7)      Manusia dan kegelisahan (tentang kesepian, kegelisahan, dan ketrangisan)
8)      Manusia dan harapan (tentang harapan dan kepercayaan)

Masing-masing pokok bahasan tersebut dapat didekati menggunakan cabang-cabang pengetahuan budaya baik secara sendiri-sendiri, maupun secara gabungan .



okey semoga bermanfaat yahh ...
http://restaprana.blogspot.com/2012/03/pengertian-dan-tujuan-ilmu-budaya-dasar.htmlhttp://id.wikipedia.org/wiki/Budaya