Mineral adalah salah satu
unsur dari nutrisi yang paling penting untuk menunjang kesehatan tubuh Kita.
Dengan demikian, kekurangan mineral bisa menyebabkan dampak buruk bagi
kesehatan. Ada banyak jenis mineral, yang sebagian besar bisa kita peroleh dari
beberapa makanan yang tinggi mineral.
Apa akibat jika tubuh
kekurangan mineral?… Ada banyak
akibat dari kekurangan jenis mineral tertentu, misalnya tubuh tidak bisa
membangun jaringan tubuh, otot-otot tidak bisa berkontraksi, gangguan fungsi
saraf, gangguan pembekuan darah, pH tubuh tidak stabil, hingga tubuh tidak bisa
menyerap energi dari makanan karena proses metabolisme akan terganggu. Bahkan
jenis mineral tertentu sangat dibutuhkan bagi perkembangan tubuh. Tubuh adalah
organisme rumit yang tidak pernah berhenti bekerja. Oleh karena itu tubuh kita
harus selalu mendapatkan energi supaya bisa terus berfungsi optimal. Namun
senyawa penting yang dibutuhkan tubuh tidak bisa diproduksi sendiri secara
alami, yaitu harus diperoleh dari mengkonsumsi makanan setiap hari. Agar tubuh
bisa melakukan metabolismenya dengan baik dan cepat, maka tubuh membutuhkan
asupan mineral yang seimbang .
Berikut dampak jika
tubuh kekurangan beberapa mineral penting :
Zinc
Zinc adalah mineral yang
paling banyak ditemukan dalam tubuh manusia, dan secara alami bisa diperoleh
dari makanan. Sekitar 60% zinc ditemukan dalam tulang dan otot, dan 30% dalam
tulang. Sisanya yang 20% ditemukan dalam gigi, rambut, kuku, kulit, rambut,
hati dll. Zinc sangat diperlukan untuk fungsi lebih dari 100 enzim yang
berbeda, termasuk dalam fungsi tiroid dan sistem kekebalan tubuh. Kekurangan
mineral ini dapat menyebakan stretch mark, jerawat, Bintik-bintik putih pada
kuku, pertumbuhan yang buruk – terutama pada anak-anak, rambut rontok,
anorexia, penyembuhan luka yang lama, diare kronis dan parah, kekebalan rendah,
penglihatan malam, serta kulit kering. Kekurangan mineral ini juga bisa
didasari oleh kondisi kesehatan atau akibat dari makan-makanan tertentu.
Kalsium
Kekurangan kalsium bisa
menyebabkan rakitis pada anak-anak, sedangkan kekurangan kalsium pada orang
dewasa dapat menyebabkan oesteomalasia, tetani atau kejang, serta osteoporosis
. Wanita hamil dan menyusui serta orang yang tua bisa menyebabkan kerapuhan
tulang. Asupan kalsium perhari bagi Pria dan wanita adalah 800 dan 700 mg
kalsium. Kalsium bisa diperoleh terutama dari susu. Baca juga: Makanan tinggi kalsium
Tembaga
Kekurangan mineral
tembaga jarang terjadi pada orang dewasa. Namun jika sampai kekurangan mineral
ini bisa menyebabkan masalah besar, seperti anemia, kelainan tulang, sakit
paru-paru, dan masalah pada jaringan tubuh lain. beberapa makanan yang
diketahui mengandung tinggi tembaga adalah daging, seafood, biji-bijian, dan
kacang-kacangan. Jika asupan tembaga kurang kurang dari 2 sampai 3 mg per-hari
akan menyebabkan beberapa masalah kesehatan seperti tersebut diatas.
Selenium
Selenium secara alami
ditemukan dalam tanah, air dan makanan, dan jarang sekali kasus kekurangan
selenimum. Mineral ini diketahui bersifat antioksidan, dan mengurangi
resiko kanker prostat. Asupan selenimum perhari yang dianjurkan:
anak-anak 1-3 20 mg, anak-anak 4-8 30 mg, anak-anak 9-13 40 mg, anak-anak 14
tahun keatas dan dewasa 55 mg, wanita hamil 60 mg, wanita menyusui 70 mg.
Selenimun secara alami bisa didapatkan oleh tubuh melalui makanan tinggi
selenium seperti daging, ikan, dan kacang-kacangan.
Fosfor
Kekurangan Fosfor juga
jarang terjadi, akan tetapi jika terjadi bisa menyebabkan masalah tulang dan
otot, mual, denyut jantung tidak teratur, nyeri tulang, dan anoreksia. Asupan
magnesium yang disarankan untuk pria adalah 230 mg dan 200 mg untuk wanita.
Makanan tinggi fosfor adalah dari jenis ikan, daging, biji-bijian dan
kacang-kacangan.
Yodium
Tubuh hanya menggunakan
Yodium dalam jumlah yang kecil, namun sangat penting untuk pembentukan hormon
tirokein. Kecukupan asupan yodium bagi orang dewasa dan lansia tidak berbeda
jumlahnya, yaitu 150 miligram perhari. Sumber yodium terbaik adalah garam
dapur, ikan laut, makanan dari laut, atau tumbuhan yang hidup di laut atau
dekat laut. Wanita hamil yang kekurangan yodium dapat menyebabkan bayinya
mengalami masalah pertumbuhan fisik, seperti tidak tumbuh semestinya atau
kerdil. Kekurangan yodium juga bisa menyebabkan anak tumbuh dengan masalah
keterbelakangan mental. Kekurangan yodium pada orang dewasa bisa
menyebabkan penyakit tiroid atau yang kita kenal dengan sakit gondok.